Selamat datang Official Blog JOKOWI-JK!
TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN ANDA
UNTUK JOKOWI-JK MENUJU INDONESIA HEBAT!
Berita dan Informasi Online Indonesia
The Cybernews Media
JOKOWI-JK

BERITA TERBARU
LIKE FANPAGE JOKOWI-JK DAN GUNAKAN HASHTAG #VoteJokowiJK

Profil & Biodata Yuddy Chrisnandi: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia



Yuddy Chrisnandi menjadi salah satu tokoh muda yang terpilih sebagai menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Siapakah dia? Simak profil dan biodata Yuddy Chrisnandi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019, berikut ini.

Lelaki muda asal Bandung, Jawa Barat, ini merupakan salah seorang menteri yang diambil dari unsur partai politik. Ya, Yuddy Chrisnandi adalah Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Ia juga pernah dipercaya untuk mengampu posisi sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (BAPPILU) periode 2010-2015.

Meskipun orang parpol, namun pria kelahiran 29 Mei 1968 ini bukannya tanpa kemampuan dan pengalaman. Yuddy Chrisnandi tercatat sebagai pengajar di sejumlah perguruan tinggi, seperti Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satya Darma Singaraja Bali, STIE Latifah Al Mubarokah Tasikmalaya, Universitas Trisakti Jakarta, Universitas Indonesia, dan Universitas Nasional Jakarta.

Sebelum bergabung dengan Hanura, peraih gelar doktor dari Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia pada tahun 2004 ini adalah politisi Partai Golkar. Bahkan, Yuddy Chrisnandi sempat bersaing memperebutkan posisi Ketua Umum Partai Golkar pada tahun 2009.

Riwayat pendidikan tinggi Yuddy Chrisnandi antara lain: meraih gelar S1 dari Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran Bandung, gelar S2 diterimanya dari Universitas Indonesia pada bidang ilmu ekonomi, dan di perguruan tinggi yang sama, Yuddy Chrisnandi mendapatkan gelar S3 pada bidang ilmu politik.
Baca Selengkapnya »

Profil & Biodata Andrinof Chaniago: Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas

Profil & Biodata Andrinof Chaniago: Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah menunjuk Andrinof Chaniago sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) untuk periode 2014-2019 dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK. Berikut ini profil dan biodata Andrinof Chaniago.

Andrinof Chaniago dilahirkan di Padang pada 3 November 1962. Setelah merampungkan sekolahnya di Sumatera Barat, ia kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI). Gelar Master Perencanaan dan Kebijakan Publik diperolehnya dari Fakultas Ekonomi di perguruan tinggi yang sama. Ia juga menuntut ilmu di Fu Hsing Kang College, Taipei, Taiwan.

Sebelum menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas di Kabinet Kerja Jokowi-JK, Andrinof Chaniago adalah Ketua Umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia, serta pendiri sekaligus Direktur Eksekutif Cirus Surveyors Group.

Andrinof Chaniago juga dikenal sebagai orang yang menggagas Visi Indonesia 2033, suatu gerakan yang mencetuskan konsep pembangunan Indonesia menuju negara maju pada tahun 2033 mendatang. Tak hanya itu, pria berusia 51 tahun ini juga tercatat sebagai pengajar di Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Jakarta.

Karya tulis yang dihasilkan Andrinof Chaniago cukup banyak, antara lain “Dampak Kenaikan Harga BBM pada Kelompok Masyarakat Near Poor Komuter di Bodetabek” (2006), “Upaya Inovasi Sistem Rekrutmen CPNS Pasca-Orde Baru” (2006), Profesionalitas dan Netralitas Birokrasi: Menuju Daya Saing Ekonomi Daerah (2007), dan lain-lain.
Baca Selengkapnya »

Profil & Biodata Indroyono Soesilo: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman

Profil & Biodata Indroyono Soesilo: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia -yang merupakan kementerian baru- saat ini adalah Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc seperti yang telah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Inilah profil dan biodata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019, Indroyono Soesilo.

Sebelum dipercaya untuk menjabat sebagai menteri di Kabinet Jokowi-JK, Indroyono Soesilo adalah Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan, dan Direktur Sumber Daya Perikanan dan Aquakultur Food and Agriculture Organization (FAO), salah satu badan yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Indroyono Soesilo lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 27 Maret 1955. Ia meraih gelar S1 di Fakultas Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1979, kemudian S2 di Universitas Michigan Amerika Serikat tahun 1981, S3 di Universitas Lowa Amerika Serikat tahun 1987, dan mengikuti Program Khusus di Remote Sensing Satellite Ground Station Management Training, Kanada, pada 1992.

Karir suami dari Dr. Ir. Nining Sri Astuti, MA ini sangat panjang. Dari mengabdi untuk almaternya di ITB, lalu menjadi pegawai Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), pengajar dosen luar biasa Kursus Staf Senior TNI-AD Seskoad Bandung, juga pernah menjadi research asistant dan teaching assistant di Department of Geology, University of Iowa, AS.

Selain mengajar di ITB, Indroyono Soesilo juga pernah menjadi dosen Program Pascasarjana di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Universitas Trisakti Jakarta, dan Universitas Indonesia. Tahun 1999, ia menjabat sebagai Dirjen Penyerasian Riset dan Eksplorasi Laut di Departemen Kelautan dan Perikanan.

Penghargaan yang pernah diterima Indroyono Soesilo sangat banyak. Di level nasional, ia menerima anugerah Adhicipta Rekayasa Persatuan Insinyur Indonesia (1993), Satya Lencana Pembangunan RI (1995), Satya Lencana Karya Satya X (1999), dan Bintang Ajasa Utama (1999).

Sedangkan penghargaan dari luar negeri yang pernah diterimnya antara lain Worldwide Permina Foundation Award USA (1980), Indonesian Cultural Foundation Award USA (1981), Isabel-Demple Foundation Award USA (1984), Scientific Research Honor Society USA (1987), hingga Who’s Who of The World (1998).
Baca Selengkapnya »

Profil & Biodata Ignasius Jonan: Menteri Perhubungan (Menhub)

Profil & Biodata Ignasius Jonan: Menteri Perhubungan (Menhub)

Seperti yang telah diprediksi banyak pihak sebelumnya, nama Ignasius Jonan termasuk dalam daftar menteri yang akan bekerja di pemerintahan Kabinet Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla. Inilah profil dan biodata Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Indonesia Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019.

Ignasius Jonan adalah sosok yang sudah tidak asing di bidang perhubungan di tanah air. Jabatan terakhir yang disandang lelaki berusia 51 tahun ini adalah Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang diembannya sejak tahun 2009. Di bawah pimpinan Ignasius Jonan, masyarakat dapat melihat dan merasakan peningkatan pelayanan PT KAI.

“Kita tahu semuanya bahwa dia (Ignasius Jonan) adalah Dirut PT Kereta Api Indonesia kemudian profesional yang berpengalaman dalam pengelolaan sektor transportasi publik,” ujar Presiden Jokowi saat mengumumkan nama Ignasius Jonan sebagai Menteri Perhubungan RI.
Lahir di Singapura pada tanggal 21 Juni 1963, Ignasius Jonan adalah lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Akuntansi, Universitas Airlangga Surabaya. Kemudian, ia melanjutkan studinya ke Fletcher School, Tufts University, Amerika Serikat.

Ignasius Jonan sempat merintis karir di bidang lain sebelum berkiprah di PT KAI. Ia menjabat sebagai Direktur Citibank/Citigroup dari tahun 1999 hingga 2001, kemudian mengampu jabatan selaku Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) dari tahun 2001 hingga 2006 dan berlanjut sebagai Managing Director hingga 2009.

Mengenai penunjukannya sebagai Menteri Perhubungan oleh Presiden Jokowi, Ignasius Jonan hanya mengatakan biasa saja. Yang jelas, ia berjanji untuk bekerja maksimal demi lebih baiknya transportasi di Indonesia. ”Biasa saja. Karena ini bekerja, bukan jabatannya,” ujarnya.

Biodata Singkat
Nama: Ignasius Jonan
Tempat, Tanggal Lahir: Singapura, 21 Juni 1963
Pendidikan: Universitas Airlangga Surabaya, Tufts University AS
Jabatan Terakhir: Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI)
Jabatan Terkini: Menteri Perhubungan Republik Indonesia
Baca Selengkapnya »

Profil & Biodata Sudirman Said: Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral)

Profil & Biodata Sudirman Said: Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral)

Sudirman Said terpilih menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019. Pria yang dikenal sebagai tokoh anti korupsi ini menjadi salah satu menteri yang akan turut bekerja di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Berikut ini profil dan biodata Sudirman Said.

Lahir di Brebes, Jawa Tengah, pada tanggal 16 April 1963, Sudirman Said cukup matang di ranah pertambangan. Karirnya sebagai pekerja rehabilitasi kawasan bencana, eksekutif di industri minyak dan gas, serta direktur utama perusahaan senjata nasional, membuat Jokowi jatuh hati pada tokoh berusia 51 tahun ini dan menunjuk Sudirman Said sebagai Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral RI.

Sudirman Said merupakan alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) lulusan 1990 di mana kini ia menjabat sebagai Ketua Umum Ikanas Keuangan-STAN untuk periode 2013-2016. Untuk gelar master di Bidang Administrasi Bisnis, Sudirman Said memperolehnya dari George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat, pada tahun 1994.

Citra sebagai tokoh anti korupsi telah melekat pada dirinya. Sudirman Said adalah salah seorang pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) dan Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG). Ia juga pernah ditunjuk sebagai penanggung jawab sementara Rektor Universitas Paramadina ketika Nurcholish Madjid (Cak Nur, Alm.) terbaring karena sakit.

Karir Sudirman Said di bidang energi dan sumberdaya mineral pun cukup mentereng. Ia pernah dipercaya sebagai Staf Ahli Direktur Utama PT Pertamina, Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia Pertamina, hingga Koordinator Restrukturisasi Aset dan Anak Usaha Pertamina.

Ia juga sempat menjabat sebagai Direktur Human Capital PT Petrosea Tbk dan Wakil Direktur Utama PT Petrosea, lalu Direktur Utama PT Pindad yang bergerak di bidang persenjataan atas rekomendasi Menteri BUMN saat itu, Dahlan Iskan. Sudirman Said pernah pula menjadi Executive Director APEC CEO Summit 2013 yang digelar pada 1-8 Oktober 2013 di Bali.
Baca Selengkapnya »

Profil & Biodata Arief Yahya: Menpar (Menteri Pariwisata)



Ir. Arief Yahya, M.Sc. telah dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menduduki posisi Menpar di kabinet pemerintahannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Berikut ini akan dibahas mengenai profil singkat dan biodata Arief Yahya, Menteri Pariwisata Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019.

Sebelum dipercaya untuk mengemban jabatan sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia, putera daerah Banyuwangi, Jawa Timur, ini adalah CEO PT Telekomunikasi Indonesia. Arief Yahya menjabat sebagai CEO PT Telkom sejak tanggal 11 Mei 2014 untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Rinaldi Firmansyah.

Arief Yahya lahir di Banyuwangi pada tanggal 2 Maret 1961 dan di wilayah paling timur di Pulau Jawa itulah ia menghabiskan masa kecil hingga remajanya. Selepas lulus dari SMA/SMPP 1 Banyuwangi, Arief Yahya pergi ke barat untuk melanjutkan studi di Institut Teknologi Bandung.jurusan Teknik Elektro.

Ia sempat mengenyam pendidikan di Universitas Surrey, Inggris, untuk program Telematics atau Software & Telecommunications). Setelah itu, Arief Yahya pulang ke tanah air untuk menempuh program doktoral di Universitas Padjadjaran Bandung dan akhirnya bergabung dengan Telkom.

Selama berkarir di Telkom, Arief Yahya telah mengukir banyak prestasi, sebut saja The Best Kandatel (Kantor Daerah Telekomunikasi), Pemasaran Telepon Terbaik Telkom Jakarta, hingga meraih penghargaan Gema Telkom Award sebanyak 2 kali.

Selain itu, ia juga mendapatkan penghargaan atas keberhasilan kecepatan Recovery Fastel akibat bencana banjir di Kawasan Segitiga Emas Jakarta untuk Telkom Jakarta Barat tahun 2002, Kandatel Terbaik Malcolm Baldrige National Quality Award, Kepala Divisi Regional (Kadivre) Terbaik The Best Sponsor.

Kemudian, Zero Accident Award Penghargaan Kecelakaan Kerja Nihil 2003 dari Menakertrans, Penghargaan Management War Room Terbaik 2003, The Best Jalur Komando Award dari Panglima Daerah VI Kalimantan, Divre Terbaik Rocky of The Year 2003, dan masih banyak lagi prestasi yang pernah ditorehkan oleh Arief Yahya.

Lama di bidang telekomunikasi, lantas apa alasan Jokowi menempatkan Arief Yahya sebagai Menteri Pariwisata? Ternyata, keandalan Arief Yahya di bidang marketing menjadi dasar utamanya. Jokowi berharap Arief Yahya bisa mengembangkan dan mengenalkan pariwisata Indonesia ke mancanegara dengan maksimal.
Baca Selengkapnya »

Profil & Biodata Tjahjo Kumolo: Menteri Dalam Negeri (Mendagri)



Berikut tokoh partai politik yang dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk mengampu tugas sebagai menteri, yaitu Tjahjo Kumolo yang sebelumnya adalah Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ini dia profil dan biodata Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019.

Tjahjo Kumolo merupakan salah satu tokoh sentral di PDIP dan dikenal cukup dekat dengan sang ketua umum, Megawati Soekarnoputri. Lahir di kota yang sama dengan Jokowi, yakni Solo, pria berkacamata ini merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia periode 2009-2014 dari partai moncong putih.

Saat masih menjadi anggota DPR-RI, politisi kelahiran tanggal 1 Desember 1957 ini juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP. Tjahjo Kumolo tercatat sebagai sebagai anggota Komisi I DPR-RI yang membawahi bidang pertahanan, luar negeri, dan informasi.

Meskipun lahir di Solo, namun Tjahjo Kumolo menghabiskan masa kecil dan remajanya di Semarang. Ia menempuh bangku SD, SMP, hingga SMA di ibukota Provinsi Jawa Tengah itu, juga saat tercatat sebagai peraih gelar sarjana dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang pada 1985.

Pada tahun 1994, Tjahjo Kumolo lulus dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Jakarta. Sebelum itu, ia sudah berkecimpung di kancah politik bersama Golkar sejak tahun 1987 hingga akhirnya Tjahjo Kumolo pindah ke PDIP pada tahun 1999 dan menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di partai tersebut hingga kini.
Baca Selengkapnya »

TERBARU

 
HEADLINES NEWS INDEX »
© Copyright 2014 JOKOWI-JK. Hak cipta dilindungi Undang-Undang.