
JOKO WIDODO
Gubernur DKI Ir. Joko Widodo, putra pasangan tukang kayu Pak Notomihardjo dengan Ibu Sujiatmi ini lahir di Surakarta, 21 Juni 1961. Ia memiliki istri Ny. Hj. Iriana dan telah dikaruniai tiga anak, Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep. Kini Joko Widodo populer dengan sebutan Jokowi yang merupakan panggilan akrab partner bisnisnya dari Perancis, Micl Romaknan. Penyuka musik Led Zeppelin memilih Fakultas Kehutanan UGM untuk berkuliah. Setelah lulus, Jokowi mulai merintis karir. Ia bekerja di BUMN meskipun tidak lama, kemudian memulai usaha di industri mebel. Etos kerjanya yang tinggi berhasil membuat Jokowi berkeliling Eropa juga memberikan inpirasi akan politik yang berkenaan dengan hak-hak kemanusiaan. Minat politik disertai berbagai pengalaman akhirnya membawa Jokowi sebagai Wali Kota Surakarta.
Kepribadian Jokowi di tengah masyarakat terlihat pada pemilihan Wali Kota 2010-2015, ia berhasil meraih 90% suara dari total pemilih. Ketika menjabat sebagai Wali Kota, ia mengembangkan Solo menjadi semakin tertib hingga menarik banyak kampus-kampus dari luar negeri untuk mengkaji Solo. Slogan "Solo: The Spirit of Java" juga merupakan branding cerdas dari Jokowi yang jeli melihat potensi Jawa secara umum, khususnya Solo. Melalui motivasi Jusuf Kalla, kader PDI Perjuangan ini dirayu untuk maju di Pilgub DKI 2012. LP3ES sudah memprediksi pertemuan Jokowi dan Fauzi Bowo di putaran dua dan meskipun pada saat itu ia kurang diunggulkan, kenyataannya Jokowi yang berpasangan dengan Ahok mampu memperoleh suara tertinggi dan mengantarkannya sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.

PROFIL
JUSUF KALLA
Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau biasa dikenal dengan singkatan JK lahir di Watampone, Sulawesi Selatan pada 15 Mei 1942. Ia terlahir dari pasangan Haji Kalla dan Athirah yang merupakan pengusaha di bawah “Kalla Group”. Sejak ia masih pelajar, JK sudah akrab dengan berbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan semasa ia menjadi mahasiswa di Universtas Hassanudin. Ia adalah Ketua Pelajar Islam Indonesia Cabang Sulawesi Selatan tahun 1960-1964, Ketua HMI Cabang Makassar tahun 1965-1966, Ketua Dewan Mahasiswa Hasanuddin 1965-1966 dan juga Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) tahun 1967-1969. JK diangkat sebagai Menteri Perdagangan di era Gusdur, lalu di era Megawati ia menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Bersama dengan SBY, ia terpilih menjadi wakil presiden di tahun 2004. JK dikenal sebagai tokoh yang berhasil menyelesaikan berbagai konflik di daerah-daerah Indonesia seperti konflik Poso, Ambon, Papua dan Aceh. Selain itu, hingga kini, ia menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI).





Berkomentarlah dengan kriteria :
- Sopan
- Tidak menyinggung
- Tidak membawa unsur SARA, dll.
Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon